UTS konsep dasar Bahasa Indonesia

 NAMA : ELIS LISTIANI FAJRIN

NIM : 208620600163

PRODI : PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)

SEMESTER : 3

MATA KULIAH : KONSEP DASAR BAHASA INDONESIA


“PENTINGNYA BERBAHASA INDONESIA YANG BAIK”

Bahasa merupakan alat komunikasi untuk menyampaikan gagasan, pesan, dan informasi yang tertanam dalam pikiran, media penyampaiannya bisa melalui lisan atau tulisan, agar bisa berinteraksi dengan orang lain. Bahasa juga memiliki peran sentral demi terciptanya masyarakat yang santun dan beradab. Seseorang dikatakan santun atau tidak ditentukan oleh sikap berbahasanya meliputi nada dan makna yang disampaikan. Bahasa indonesia merupakan bahasa Nasional seperti yang tercantum di Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 36 yang berbunyi, ”Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”. Bahasa Indonesia adalah Bahasa yang harus dimengerti oleh Masyarakat Idonesia karna Bahasa Indonesia merupakan Bahasa pemersatu antara bahasa darah yang beragam. Berbagai kebudayaan bisa saling menyatu karena ada salah satu aspek yang mampu mengikatnya yaitu bahasa. Namun apakah seua warga negara Indonesia menggunakan bahasa Indonesia yang baik?

Saat ini marak bermunculan fenomena penggunaan bahasa gaul yang digunakan oleh semua kalangan, baik anak-anak, remaja, bahkan orang tua. Seiring berjalannya waktu, penggunaan bahasa Indonesia semakin hari semakin terkikis, karena munculnya keberadaan bahasa gaul ini. Tidak dapat dipungkiri, bahwa bahasa gaul sudah melekat pada kehidupan sehari-hari, di mana bahasa gaul ini tersebar luas di media sosial untuk memudahkan penggunanya dalam berinteraksi satu sama lain. Bahasa gaul sendiri muncul karena adanya penyingkatan kata, penambahan huruf, serta penggunaan angka dalam penulisan kata. Penggunaan bahasa gaul tersebut sangat masif digunakan. Banyak yang menganggap bahwa bahasa gaul ini keren, bahkan ada yang menganggap bahwa siapa pun yang tidak menggunakannya, maka dianggap ketinggalan zaman.

Kedudukan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari:

1. Sebagai Bahasa Nasional (persatuan )

Dalam kedudukannya sebagai Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia memiliki beberapa fungsi, antra lain adalah sebagai: 

2. Lambang Identitas Nasional

3. Alat perhubungan

4. Alat pemersatu bangsa

5. Sebagai Bahasa Negara

Bahasa indonesia sebagai bahasa Negara artinya bahasa Indonesia adalah bahasa yang resmi. Oleh karena itu, bahasa indonesi harus digunakan sesuai dengan kaidah , tertib, cermat, dan masuk akal.

6. Sebagai pengembangan kebudayaan Nasional, Ilmu dan Teknologi.

Kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dibuktikan dengan penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi, baik melalui buku-buku pelajaran, buku-buku populer, majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lainnya. Karena sangatlah tidak mungkin bila suatu buku yang menjelaskan tentang suatu kebudayaan daerah, ditulis dengan menggunakan bahasa daerah itu sendiri, dan menyebabkan orang lain belum tentu akan mengerti.

Peranan Bahasa Indonesia yaitu : 

1. Sebagai alat komunikasi

2. Sebagai alat pemersatu 

3. Sebagai alat untuk mengekspresikan diri

4. Sebagai alat integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu

5. Sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial

Fungsi Bahasa Indonesia:

1. Fungsi bahasa secara umum

a. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri

b. Sebagai alat komunikasi.

c. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial

d. Sebagai alat kontrol Sosial

2. Fungsi bahasa secara khusus

a. Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari

b. Mewujudkan Seni (mengungkapkan perasaan melalui media seni khususnya dalam hal sastra)

c. Mempelajari bahasa kuno

d. Mengeksploitasi IPTEK

Bahasa merupakan salah satu faktor pendukung kemajuan suatu bangsa karena bahasa merupakansarana untuk membuka wawasan bangsa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang berkembang. Dengan bahasa manusia akan lebih mudah untuk berkomunikasi. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar saat berkomunikasi maka akan terbentuk dan terjalin interaksi sosial yang baik. Kedudukan bahasa Indonesia sebagagai bahasa persatuan artinya dapat mempersatukan seluruh masyarakat yang berbeda bahasa dan kebudayaan dengan satu bahasa yang sama yaitu Indonesia. Sebagai bahasa Negara artinya bahasa Indonesia adalah bahasa yang resmi dan sebagai pengembanagan kebudayaan nasional, ilmu, dan teknologi.

Bahasa sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, bahasa bisa mejadi salah satu alat untuk kita brkomunikasi dan berhubungan dengan yang lainnya. Bahasa juga dapat mencerminkan kepribadian dan watak seseorang. Cara seseorang berbicara tersebut akan mencerminkan bagaimana watak dan kepribadiannya. Dengan bahasa kita akan lebih mudah untuk menyampaikan sesuatu yang ingin kita sampaikan kepada orang lain.

Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD:

1. Peserta didik mampu menguasai bahasa Indonesia mulai dari arti, makna, bentuk dan fungsi pemakaiannya dengan akurat dan inovatif dalam rangka untuk mengenali karya, budaya dan sejarah bangsa.

2. Peserta didik mempunyai kapabilitas memakai bahasa Indonesia untuk mengembangkan kecakapan sosial, emosional (afektif) dan intelektual (kognitif).

3. Peserta didik dapat merasakan kegunaan karya sastra untuk meningkatkan kepekaan sosial, memperluas cakrawala dan wawasan, melatih kepribadian dan memperluas pengetahuan.

4. Peserta didik dapat mengapresiasi dan merasa bangga pada bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.

5. Peserta didik mempunyai kapabilitas dalam mengembangkan kemampuan berpikir dan berbahasa secara solid.

6. Peserta didik mampu mengapresiasi budaya Indonesia baik dari segi abstrak maupun konkret sehingga jiwa luhur dan kebaikan dari nenek moyang bisa terwariskan.

Untuk SMA dan MA disebutkan bahwa tujuan bahasa indonesia adalah:

1. Siswa menghargai dan membanggakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan (nasional) dan bahasa negara,

2. Siswa memahami Bahasa Indonesia dari segi bentuk, makna, fungsi, serta menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk macam-macam tujuan, keperluan, dan keadaan,

3. Siswa memiliki kemampuan menggunakan Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, kematangan emosional, dan kematangan sosial,

4. Siswa memiliki disiplin dalam berpikir dan berbahasa (berbicara dan menulis),

5. Siswa mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan kehidupan, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa, dan

6. Siswa menghargai dan membanggakan Sastra Indonesia sebagai Khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

Komentar